Literasi keuangan adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap orang untuk menjamin masa depan mereka dan mencapai kebebasan finansial. Bagi keluarga imigran, menghadapi dunia keuangan pribadi yang rumit di negara baru bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, ada metode menabung tradisional yang telah dipraktikkan selama berabad-abad oleh berbagai budaya di seluruh dunia yang dapat memberikan solusi bagi keluarga imigran yang ingin membangun kekayaan dan keamanan finansial: Susu.
Susu, juga dikenal sebagai Tanda atau Rotating Saving and Credit Association (ROSCA), adalah suatu bentuk klub tabungan informal di mana sekelompok individu mengumpulkan uang mereka secara teratur dan bergiliran menerima seluruh jumlah uangnya. Anggota kelompok menyumbangkan sejumlah uang tetap pada setiap pertemuan, dan satu anggota menerima jumlah total yang dikumpulkan setiap kali pertemuan. Siklus ini berlanjut hingga setiap anggota mendapat gilirannya. Susu adalah cara bagi individu untuk menyimpan uang secara kolektif dan mengakses dana bila diperlukan tanpa harus bergantung pada sistem perbankan formal.
Bagi keluarga imigran, Susu dapat menjadi alat yang ampuh untuk membangun tabungan, terutama bagi mereka yang mungkin tidak memiliki akses terhadap layanan perbankan atau kredit tradisional. Dengan berpartisipasi dalam kelompok Susu, individu dapat menabung uang secara teratur, membangun sarang telur, dan mengakses dana ketika timbul pengeluaran tak terduga. Hal ini khususnya berguna bagi para imigran yang mungkin menghadapi tantangan keuangan atau perlu mengirim uang kembali ke negara asal mereka untuk menghidupi keluarga mereka.
Selain itu, Susu juga dapat membantu keluarga imigran membangun kredit dan membangun kepercayaan dalam komunitasnya. Dengan berpartisipasi dalam kelompok Susu dan secara konsisten berkontribusi pada kelompok tersebut, individu dapat menunjukkan tanggung jawab dan keandalan keuangan mereka, yang dapat bermanfaat ketika mengajukan pinjaman atau kredit di masa depan.
Selain itu, Susu mengedepankan rasa kebersamaan dan solidaritas antar anggota. Dengan bersatu untuk saling mendukung secara finansial, individu dapat membentuk ikatan yang kuat dan menciptakan jaringan dukungan yang lebih dari sekedar bantuan moneter. Hal ini sangat bermanfaat bagi keluarga imigran yang mungkin merasa terisolasi atau terputus dari komunitas mereka.
Kesimpulannya, Susu dapat menjadi alat yang ampuh bagi keluarga imigran yang ingin mencapai kebebasan finansial dan stabilitas di negara baru. Dengan berpartisipasi dalam kelompok Susu, individu dapat menghemat uang, mengakses dana bila diperlukan, membangun kredit, dan memperkuat rasa kebersamaan. Di dunia di mana literasi keuangan menjadi semakin penting, Susu menawarkan cara sederhana dan efektif bagi keluarga imigran untuk mengendalikan keuangan dan mengamankan masa depan mereka.
